Teknologi Digital
Apa yang kalian bayangkan saat mendengar istilah teknologi digital? Pasti benda yang sudah tidak asing lagi, yakni seperti komputer dan segala perangkat pendukungnya.
Ternyata, hal tersebut kurang tepat mengingat komputer hanya merupakan salah satu hasil dari teknologi digital. Lalu sebenarnya apa pengertian dari teknologi digital itu sendiri?
Teknologi digital adalah suatu alat yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia secara manual, tetapi lebih pada sistem pengoperasian otomatis dengan sistem komputerisasi atau format yang dapat terbaca oleh komputer.
Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem penghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numerik (kode digital).
Sedangkan, teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang berbasis sinyal elektrik komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner. Bilangan biner akan membentuk kode digital (1 dan 0 berdasarkan adanya arus listrik atau tidak yang transistor atur).
Kode digital tersebut nantinya akan terolah di komputer. Contohnya gambar kamera video yang telah terubah dari gelombang cahaya menjadi menjadi bentuk digital dalam bentuk pixel.
Perbedaan Teknologi Digital dan Analog
Seperti pembahasan sebelumnya, teknologi digital merupakan sistem penghitung sangat cepat dengan memproses informasi berupa kode digital atau nilai-nilai numerik (angka). Dalam prosesnya, perlu ada sensor yang mengubah informasi-informasi nyata menjadi kode digital (contohnya adalah kamera digital).
Kode digital yang terkirim oleh sensor barulah akan terolah oleh komputer (mikroprosessor) yang di mana dalam setiap alat digital pasti ada. Dari hasil pengolahan data digital tersebut, informasi akan tampil pada layar.
Teknologi analog pada dasarnya hanyalah alat yang sederhana dengan program tertentu yang sudah ada pengaturannya, seperti komputer analog.
Komputer analog pada dasarnya merupakan alat ukur dan biasanya kita gunakan pada mesin-mesin untuk memberikan sebuah informasi dan kendali otomatis. Kelemahan dari teknologi analog adalah tidak dapat mengukur dengan teliti dan membutuhkan waktu yang lama untuk memproses informasi.
Contoh teknologi analog adalah telepon biasa (bukan ponsel pintar atau smartphone), sedangkan teknologi digitalnya berupa telepon yang menggunakan sinyal internet.
Teknologi analog dapat kita katakan pula merupakan teknologi peralihan dari teknologi mekanis ke teknologi digital di mana teknologi mekanis lebih mengedepankan sistem-sistem mekanis atau manual.
Pada teknologi mekanis, tidak memerlukan komputer atau mikroprosessor untuk mengatur dan mengoperasikannya karena sudah memiliki sistem mekanikal yang terstruktur. Kelemahan sistem mekanis ini adalah pengaturannya terbatas dan terdiri dari banyak bagian-bagian mekanik yang memerlukan perawatan khusus.
Perkembangan Teknologi Digital
Perkembangan teknologi digital membuka era digital dan secara garis besar dapat kita lihat pada 3 hal berikut.
- Lahirnya komputer pada tahun 1940 dan perkembangannya sejak saat itu
- Lahirnya internet atau World Wide Web (WWW) pada tahun 1989
- Lahirnya situs jejaring sosial (social media) pada tahun 1997 dan maraknya penggunaannya sejak tahun 2000-an
Munculnya teknologi digital pada akhir dekade 70-an yang menandakan terjadinya sebuah revolusi teknologi. Istilah digital sendiri merupakan antonim atau lawan kata dari istilah analog.
Dimana, teknologi digital merupakan bentuk pengembangan dari teknologi analog, namun berbeda dengan teknologi itu. Teknologi digital tidak menyimpan data atau informasi dalam bentuk gambar dan suara.
Sedangkan penyimpanan data merupakan proses menyimpan suatu data di dalam suatu komputer atau suatu media hardisk, flashdisk, CD dan lain-lain dengan tujuan untuk menjaga data tersebut agar tidak hilang ketika akan kita buka dan proses kembali di waktu yang akan datang.
Pada dasarnya teknologi digital memproses semua bentuk informasi sebagai nilai-nilai numerik sehingga dapat komputer baca. Salah satu contohnya telepon seluler, di mana saat menelpon digit yang dikirimkan ke penerima di suatu tempat menggunakan gelombang radio.
Telepon penerima kemudian kembali melakukan konversi angka-angka yang diterima tersebut menjadi suara yang dapat penerima dengar.
Komentar
Posting Komentar